Sunday, May 22, 2011

Kamen Rider OOO – 24

resiko ditanggung penumpang~
MaDeSu [MDS]
thanks to MaDeSu Fansub
Crew :  
Modjoh (Leader + editor),
MirageKids (typesetting + Karaoke), 
Sgtrudolfs (Translator + Quality Check),
Anthrax (Encoder + Uploader),
Valcoolboy (Translate Check), And
Zereon (Founder Of Madesu Name)

Download Link: 

SD (396p) : Maknyos | MediaFire
HD (720p) :
Maknyos : Click
MediaFire : Part 1 | Part 2
Note : sebelum donlod daftar dulu DISINI
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Seperti kata Date, Semakin besar Hasil yang diinginkan, semakin besar pula resiko yang diambil. Penghasilan yang sekedarnya akan memberi resiko yang sekedarnya juga. Misalnya Dagang bakso berkaki lima (lagi 3 roda gerobak), Penghasilannya pas pasan tapi sesuai dengan resiko kerja yang pas pasan juga. Apa aja coba resiko yang bisa didapet dagang bakso berkaki lima? (selama dia patuh aturan) hampir ngga ada, paling2 kecelakaan kerja macam ketumpahan kuah dll. Dan klo dagang bakso berkaki lima mau mendapatkan hasil lebih besar dari biasanya, maka harus ngambil resiko yang lebih besar dengan melakukan hal2 yang ngga patuh aturan misalnya jualan di tempat ramai tapi pedagang berkaki lima dilarang jualan atau meramu dagangannya dengan tambahan bahan tertentu sehingga orang2 mau beli banyak2.
Ada juga beberapa pekerjaan yang resikonya besar tapi penghasilannya ngga seberapa. Pembangunan/penambangan dengan pengaman yang kurang memadai untuk menghemat pengeluaran adalah salah satu contohnya. Apapun kerjanya ingatlah untuk selalu memperhatikan kelengkapan keamanannya. Kalau tidak, resiko kerjanya tidak sebanding dengan apa yang akan didapat. Setidaknya pernah kan melihat/mendengar berita tentang kecelakaan tambang/bangunan gara2 teledor memakai alat pengamannya.
Kalau kalian melihat Pejabat tinggi kantoran macam manager ato direktur kerjanya santai sekali, cuman dateng ke kantor, duduk diruangan dan ngasih tanda tangan aja lalu dapat gaji lebih besar dari karyawan yang kerjanya ngetik surat/proposal, itu anda salah. Orang2 macam itu kerjanya adalh mengambil keputusan, dimana mengambil keputusan adalah 80% dari pekerjaan sebuah perusahaan (sisanya adalah pelengkap). Lihat saja, orang2 eksekutif mengerjakan 80% dari pekerjaan Perusahaan dan karyawan biasa sisanya. Terlebih karyawan biasa jumlahnya jauh lebih banyak daripada para pengambil keputusan itu. Terang aja Gajinya beda. Tapi para pengambil keputusan itu tingkat resiko kerjanya jauh lebih tinggi dari karyawan biasa. Kalau karyawan biasa salah paling2 cuman disuruh ulang lagi atau kalau merugikan perusahaan ngga seberapa merugikan (gaji dipotong masih dapet sisa). Tapi kalau yang eksekutif salah… Paling engga Perusahaan cuman jadi kritis aja, salah2 malah bangkrut dan membuat karyawan bisasa lainnya hilang kerjaan lalu menuntut gaji/tunjangan/dll/dsbg

0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews